Profil Guru
Daftar pengajar profesional yang mendampingi seluruh proses pembelajaran di Zianturi
Gitar
Harwindho Satriohusodo, ARSM
Harwindho Satriohusodo adalah pengajar gitar profesional sejak 2007 bersertifikat Diploma ABRSM dan lulus Grade 8 Classical Guitar (Distinction).
Di luar kelas, ia bersama bandnya berhasil menembus album kompilasi LA Lights Indiefest Season 1 setelah menyisihkan lebih dari 1.800 band se-Indonesia.
Ia menguasai teknik Klasik, Akustik, Fingerstyle, hingga Elektrik lintas genre (Pop, Rock, Blues, Jazz, Indie). Menjadikannya seorang pengajar yang dapat mengakomodir peminatan personal dari setiap muridnya.
Sebagai mentor berstandar internasional, Harwindho sukses membimbing muridnya meraih predikat Grade 5 ABRSM (Distinction), serta Grade 6 dan 7 Trinity College London (Distinction) sekaligus meraih penghargaan “Indonesia’s High-Scorer Candidates” kategori Classical and Jazz.
Cara mengajarnya santai, menyenangkan, dan adaptif tanpa mengabaikan teknik dasar yang utama. Pendekatan ini membuat proses belajar jauh lebih cepat dibanding otodidak, menghasilkan murid yang mampu mengekspresikan diri dengan baik lewat musik.
Gilbran Maulana Ma’aruf
Gilbran adalah pengajar gitar yang saat ini aktif menempuh studi di program studi Penyajian Musik ISI Yogyakarta.
Sebagai musisi, ia meraih deretan prestasi kompetisi, termasuk Juara 1 Gitar Solo Hari Jadi Pendidikan Nasional 2021 dan FLS2N tingkat SMA se-Kabupaten Tulungagung, serta Juara 2 Gitar Klasik di Putriviolin National Music Talent Competition Piala Bupati Ponorogo 2023.
Ia menguasai instrumen gitar Klasik dan Elektrik dengan cakupan genre yang luas, mulai dari Klasik, Pop, Rock, hingga Jazz.
Latar belakangnya di institut seni memungkinkannya mengajar berbagai aliran musik ini dengan pemahaman teori dan praktik yang matang.
Sebagai pengajar muda, Gilbran membawa perspektif yang segar untuk membantu murid mengeksplorasi minat musik.
Piano
Dion Eli Dharma, S.Pd
Dion merupakan lulusan Pendidikan Seni Musik UNY dengan fokus utama pada instrumen piano. Sejak tahun 2017, ia aktif mengajar dengan mengutamakan metode Learning by Doing, di mana siswa diajak langsung mempraktikkan teori agar pembelajaran lebih mudah dipahami.
Dion memiliki rekam jejak prestasi yang solid, termasuk perolehan Gold Awards pada LaPianista Competition 2019. Selain mengajar, ia juga aktif sebagai arranger dan penampil dalam berbagai konser lintas genre, mulai dari klasik hingga rock.
Fokus pengajarannya adalah menciptakan pengalaman belajar yang inovatif agar siswa dapat mengembangkan musikalitas secara menyeluruh.
Aprillia Intan Irawan, S.Sn
Intan merupakan lulusan Musik ISI Yogyakarta dengan fokus utama pada instrumen piano. Sejak tahun 2020, ia aktif mengajar dengan mengutamakan filosofi bahwa teknik dasar yang kuat adalah kunci untuk menghasilkan musik yang indah, sehingga setiap sesi dipersiapkan untuk membangun fondasi musikal yang penting bagi siswa.
Vokal
Clarissa Idarto, BA, MA
Clarissa adalah pengajar vokal profesional dengan pengalaman melatih selama 16 tahun. Ia memegang sertifikat Grade 8 dari ABRSM dan LCM.
Ia menguasai vokal Klasik dan Pop dengan pilihan genre yang luas, mulai dari Classic, Broadway, Pop, hingga Jazz. Jam terbangnya yang tinggi membuat ia mampu membimbing murid menguasai teknik vokal yang sesuai dengan karakter suara masing-masing.
Proses latihan dirancang secara terstruktur agar murid bisa mencapai standar teknik yang baik. Cara mengajarnya didasarkan pada filosofi bahwa setiap orang pada dasarnya adalah penyanyi, dan bakat suara tersebut hanya tinggal menunggu untuk dikembangkan.
Pendekatan yang suportif ini membantu murid tampil lebih percaya diri dan mampu mengekspresikan diri seutuhnya lewat bernyanyi.
Anindya Rosisti, S.Pd.
Baginya, vokal bukan sekadar soal nada yang tepat, melainkan tentang bagaimana seseorang berani mengekspresikan diri secara jujur.
Pengalaman praktisnya sebagai pemenang berbagai kompetisi, mulai dari solo vokal hingga grup vokal, memberikannya perspektif mendalam mengenai dinamika performa di atas panggung.
Selama dua tahun terakhir, Anindya aktif mengajar baik di sekolah menengah maupun kelas privat, di mana ia kerap menemui siswa yang ragu akan kemampuan mereka sendiri.
Hal inilah yang mendorongnya untuk menerapkan pendekatan yang hangat dan edukatif. Fokus utamanya adalah membekali pemula dengan teknik vokal pop yang sehat dan mudah diaplikasikan, sembari perlahan membangun mentalitas serta rasa percaya diri siswa agar mereka nyaman dengan suara mereka sendiri.
Drum
Fajar Mulyarto
Memulai perjalanannya sebagai pengajar sejak tahun 2005, Fajar membawa bekal ilmu dari Sekolah Musik Anima yang dipadukan dengan bimbingan langsung dari para pengajar senior ISI Yogyakarta.
Pengalaman panjang ini membentuk instingnya dalam memahami berbagai karakter ritme, mulai dari entakan Rock yang bertenaga hingga kompleksitas nada dalam genre Jazz dan Blues.
Fajar dikenal dengan pendekatan mengajarnya yang membumi, Ia memegang prinsip bahwa drum bukan hanya soal kecepatan tangan, melainkan soal koordinasi tubuh dan pemahaman tempo yang mendasar.
Dengan suasana kelas yang santai namun tetap terarah, ia membantu siswa dari segala usia untuk menemukan ritme mereka tanpa merasa terintimidasi oleh teknis yang rumit.
Tujuannya mengajar baginya cukup sederhana, memastikan setiap siswa pulang dengan rasa puas karena telah berhasil menguasai teknik dengan cara yang menyenangkan.
Bass
Adlan Barizzufaruddin, S.Pd.
Adlan merupakan lulusan Pendidikan Seni Musik UNY dan S2 Pendidikan Seni UNY dengan keahlian pada drum, elektrik bass, dan teori musik.
Aktif mengajar sejak 2019, ia telah membagikan ilmunya di beberapa sekolah musik hingga saat ini mendedikasikan diri sebagai guru di Zianturi Music Course.
Adlan memiliki rekam jejak prestasi dan pengalaman panggung yang solid, di antaranya meraih Juara 1 Heha Ocean View Music Festival (2022) dan Juara 3 Parade Keroncong in Hospital #5 Jember (2022). Ia juga sangat berpengalaman sebagai session player profesional, seperti menjadi pengiring drum untuk Tri Suaka (2020), serta pengiring bass untuk Dangdut Everywhere (2024), Vadesta (2024–2025), dan Lavora (2023–2026).
Di luar posisinya sebagai instrumentalis, ia juga sukses memimpin panggung sebagai konduktor orkestra pada Welcome Concert Hima Musik UNY (2021 & 2022).
Dengan penguasaan spesialisasi genre yang luas mulai dari Pop, Rock, Pop-Jazz, hingga Metal, pendekatan mengajarnya dirancang agar siswa tidak merasa tegang. Ia meyakini bahwa belajar musik tidak perlu kaku, prosesnya harus selalu menyenangkan agar siswa dapat benar-benar menikmatinya, baik untuk sekadar hobi maupun saat ditekuni secara serius sebagai pekerjaan.